Dukung Kami

Kami Butuh Bantuan Anda

Kami merancang suatu model bisnis yang memungkinkan kami untuk setia pada publik, bukan pada elite atau kepentingan pasar. Saat ini kami menerima dana dari yayasan nirlaba yang memiliki kesamaan nilai dengan kami. Kami juga sedang merancang satu unit bisnis konten yang keseluruhan labanya akan diberikan untuk jurnalisme publik di Project Multatuli.

Namun, yang paling penting adalah dukungan dari Anda. Kami percaya dukungan publik akan memastikan keberlanjutan kami. Tentu kami sadar Anda skeptis. Sudah banyak konten di jagat maya. Tidak terhitung jumlah portal berita yang mendaku diri “pilar keempat demokrasi”. Mereka bertebaran di setiap sudut internet, menawarkan beragam “konten” dengan berbagai strategi redaksional dan visual mereka. Tak sedikit yang mencolok mata, tak jarang pula yang menyentak logika. Hidup sekali saja, gaji tak seberapa, buat apa mendukung Project Multatuli?

Lima Alasan Mendukung Project Multatuli

  1. Anda punya peran penting dalam jurnalisme kami

    Jurnalisme publik yang diadopsi oleh Project Multatuli bisa dipahami setidaknya dalam tiga konteks: sebagai gagasan, gerakan, dan serangkaian praktik jurnalisme. Kami percaya, sebagai gagasan, jurnalisme publik merupakan prasyarat demokrasi yang sehat dan kuat, prakondisi atau katalis dari proses deliberasi yang produktif dalam ruang publik. Jurnalisme publik bagi kami adalah juga sebuah gerakan, dalam artian kerja jurnalisme kami mengandaikan keterlibatan yang maksimal dari masyarakat. Kedua filosofi ini membentuk cara kerja kami. Itu sebab kami berupaya untuk:

    • Mendengar dan menimbang secara sistematik berbagai cerita dan gagasan yang berasal dari warga dalam keputusan editorial kami
    • Konsisten dalam mencari dan menguji sudut pandang alternatif ketika melaporkan berbagai isu kemasyarakatan yang kami anggap penting
    • Menyajikan konten jurnalistik yang kami anggap dapat menstimulasi diskusi dan membangun pemahaman publik secara maksimal
    • Senantiasa transparan dalam kerja jurnalistik yang kami lakukan, dan terbuka atas kritik sebagai syarat jurnalisme yang kredibel dan bermutu
    • Mengevaluasi secara berkala komunikasi publik yang kami lakukan, pada khalayak dan juga komunitas marjinal yang kami suarakan.
  2. Anda adalah bagian integral dari gerakan jurnalisme kami

    Mendukung Project Multatuli berarti menjadi bagian dari gerakan jurnalisme publik kami. Sebagai gerakan, tujuan kami adalah perubahan sosial yang konkrit, bukan data analitik semata, meskipun kami sadar sepenuhnya bahwa untuk memantik perubahan diperlukan dukungan publik yang luas, bahwa hanya melalui proses deliberasi yang inklusif jurnalisme publik bisa berfungsi dengan baik. Sebagai pendukung kami, Anda lebih dari sekadar pembaca pasif.

  3. Anda turut mengembangkan literasi jurnalistik masyarakat

    Project Multatuli memandang penting literasi jurnalistik di masyarakat. Dunia digital adalah dunia yang berlari, di mana kecepatan adalah segalanya. Tanpa literasi jurnalistik, tanpa literasi digital, warga adalah sasaran empuk misinformasi dan disinformasi, objek dari orkestrasi kuasa yang memanufaktur keraguan khalayak pada informasi berbasis fakta dan pemikiran yang jernih. Selain menghasilkan karya jurnalistik, Project Multatuli juga menyelenggarakan kegiatan (pelatihan, diskusi publik, dll) yang bertujuan untuk membangun literasi publik.

  4. Kami transparan

    Kami terbuka dengan latar belakang personal dan profesional kami. Kami terbuka dengan faktor-faktor eksternal yang menjadi sumber dari segala bias kelas dan ideologi yang boleh jadi mewarnai keputusan editorial kami. Project Multatuli didirikan oleh empat jurnalis senior dari tiga media nasional—Kompas, Tirto.id dan The Jakarta Post—dan dikerjakan oleh jurnalis muda yang ingin bergiat dalam jurnalisme yang berpihak pada kepentingan publik. Kami berupaya transparan mengenai proses kami bekerja dan mengelola organisasi, kecuali dalam kasus tertentu di mana kerahasiaan dalam batas tertentu dibutuhkan untuk menjalankan prinsip minimize harm (meminimalisir bahaya) dan duty of care (kewajiban untuk melindungi).

  5. Kami inklusif. Tiada sekat kecuali kesetiaan pada fakta dan publik

    Project Multatuli menentang sektarianisme dan elitisme. Kami tidak melihat latar belakang sosial, politik, dan agama sebagai batasan, sebagai tembok yang memisahkan kami dari yang lain. Kami percaya bahwa kolaborasi antarmasyarakat sipil, kolaborasi antarmedia dan kolaborasi media dan pembacanya bisa menjadi obat dari kutukan echo chamber yang mengebiri potensi demokratis lembaga pers. Project Multatuli hanya mengenal dua sekat pemisah: disiplin jurnalisme dan kesetiaan pada publik.

 

Beri Donasi

Ingin membantu dengan cara lain?
Kirim surat ke [email protected]