Masyarakat Adat

Serial #MasyarakatAdat adalah bukti dari misi kami untuk melayani yang terpinggirkan dan mengawasi kekuasaan agar tidak ugal-ugalan. Kami mengangkat cerita-cerita dari daerah terpencil di Indonesia, dari orang-orang yang ditinggalkan dan cara hidupnya dikorbankan demi pembangunan. Dalam serial ini, kami juga berfokus pada cerita perempuan adat yang memimpin perjuangan untuk mendapatkan keadilan.

Dukung kami untuk terus menyajikan serial liputan yang melayani masyarakat terpinggirkan dan mengawasi kekuasaan agar tidak ugal-ugalan.

Maramba Eti: Menyembuhkan Luka Perbudakan di Sumba dari Dalam

Sistem sosial di Pulau Sumba telah terhubung dengan jaringan perdagangan budak global sejak abad ke-16. Pendekatan penyelesaiannya perlu dilihat lebih dalam dengan kacamata kemanusiaan dan juga cara-cara tradisional. *** LAPORAN kantor berita asal Prancis, Agence France-Presse (AFP) yang terbit pada…

Martha Hebi23 Sep 2026

Memaksa Jagung di Mentawai

Program “ketahanan pangan” era Prabowo Subianto memaksa masyarakat pulau menanam jagung, menciptakan problem baru di pulau.

Febrianti12 Des 2025

Menjaga yang Tertutup, Menghormati yang Terbuka: Kisah dari Komunitas Adat To Cerekang

Apabila engkau merusak hutan adatmu, maka akan rusak pula kampungmu.

Ferdhiyadi N4 Des 2025

Kasus Penculikan Anak: Orang Rimba Menjadi Korban Penipuan dan Stigma di Media Sosial

MALAM-MALAM buta Bujang Abang mengetuk pintu rumah Temenggung Jon di Desa Mentawak, Kabupaten Merangin, Jambi. Ia terlihat ketakutan lalu tangisnya pecah. Kekalutan akan nasib anaknya menghantui lelaki dari Orang Rimba ini. Penyebabnya adalah banyak video dan foto hoaks beredar di…

Suwandi Wendy25 Nov 2025

Tilung Indung: Ketika Perempuan Adat Meratus Melawan Buta Huruf Demi Ruang Hidup

Di tengah akses pendidikan yang timpang di kawasan Pegunungan Meratus dan meningkatnya tekanan terhadap ruang hidup akibat ekspansi industri ekstraktif, kelompok perempuan muda adat membangun gerakan literasi. Gerakan membaca, menulis, dan berhitung ini bukan hanya untuk mengejar ketertinggalan tetapi bentuk…

Penjaga Laut dari Wondama: Sasi dan Kearifan Adat Menjaga Teluk Wondama

Di Tanah Papua, masyarakat adat di Teluk Wondama menjalankan tradisi sawora atau kadup, istilah lokal untuk menyebut sasi. Dengan sawora dan kadup, masyarakat adat mengelola sumber daya laut Teluk Wondama secara berkelanjutan. Artikel ini merupakan republikasi dari reportase Jubi.id yang…

Anak Muda Mentawai Menato Ulang Sejarah yang Pernah Dilarang

Tato Mentawai hampir punah akibat kolonialisme Belanda, misi zending, dan kebijakan Indonesia pascakemerdekaan yang sama-sama melarang Arat Sabulungan. Hari-hari ini, sedikit demi sedikit pemuda Siberut menghidupkan kembali tradisi yang dulu menjadi identitas sakral masyarakat pulau. “Kalau bapak-bapak pergi ke surga…

Febrianti22 Jul 2025

‘Harusnya Kami Tak Lagi Berjuang’: Kisah Perempuan Batak yang Kembali Melawan Demi Tanah Adat

Ini adalah kisah empat perempuan Batak di dua komunitas adat di Sumatera Utara. Dalam kultur Batak, perempuan bukan pewaris marga dan tanah leluhur. Tetapi sejarah mencatat, ketika tanah leluhur tergusur, para perempuan Batak justru pantang mundur.  Prolog AWAL TAHUN 1977,…

Perlon Bonokeling: Tradisi Kesetaraan Peran Perempuan dan Laki-Laki di Tanah Jawa

TANGAN-TANGAN PRIA sibuk mengupas bawang-bawangan, kunyit, membuat santan, menyembelih daging, hingga menyiapkan peralatan memasak. Sekelompok pria itu mengenakan pakaian hitam, mengubah suasana Desa Pekuncen di Banyumas, Jawa Tengah, yang menyengat menjadi syahdu.  Para pria dari komunitas adat Bonokeling ini tengah…

Tannayu Hangno10 Mei 2024

Kampung Sagu Terakhir di Pulau Gebe Terancam Tambang Nikel

RAUT WAJAH Ramalan Abubakar tampak gusar. Ia hanya bisa memandang nanar, menyaksikan kebun sagu warisan di belakang pemukiman tergenang lumpur tambang nikel. Sedimentasi limbah sisa pengerukan di bukit tumpah, meluber ke areal kawasan sagu setempat. Ramalan bermukim di Kampung Umera,…

Rabul Sawal7 Mei 2024