HakMinoritas

Diskriminasi masih menjadi pisau tajam yang menyayat hak-hak dasar kelompok minoritas, baik gender, agama, fisik, dan non-fisik. Komunitas LGBTIQ+ misalnya, kerap menjadi korban pelecehan verbal atau fisik; kelompok disabilitas kerap terbatas mengakses hak pendidikan, pekerjaan, dan pelayanan kesehatan. Di sisi lain, minoritas agama sering mengalami tekanan sosial, pengucilan, dan bahkan tindakan diskriminatif melarang kebebasan menjalankan kegiatan keagamaan. Serial reportase #HakMinoritas hadir untuk mengangkat beragam topik penting itu, memberikan pemahaman lebih inklusif demi mewujudkan hak-hak setiap individu untuk hidup dengan martabat dan kesetaraan. (Project M/Dok JAI)

Dukung kami untuk terus menyajikan serial liputan yang melayani masyarakat terpinggirkan dan mengawasi kekuasaan agar tidak ugal-ugalan.

‘Negara Seperti Mempersiapkan Kematian Buat Saya’: Cerita Pasien Gagal Ginjal dan Talasemia Diputus Akses BPJS

  Penonaktifan sejumlah peserta BPJS BPI diduga karena perubahan alokasi anggaran negara, salah satunya akibat serapan untuk program MBG. — “Setop, tunggu-tunggu!”  Seorang perawat berteriak saat Dewi Umiliana (40) hendak menjalani prosedur cuci darah di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok,…

Anggita Raissa28 Mei 2026

UTBK dan Hak yang Belum Setara bagi Penyandang Low Vision

Sejak subuh, Ananda Premiera Febriano sudah sibuk menyiapkan diri. Pagi itu, ia akan mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Brawijaya, Malang, Minggu 26 April 2026. Hari itu sudah lama ia tunggu. Berbulan-bulan ia mempersiapkan diri dengan belajar dan…

Petrus Riski21 Mei 2026

Generasi Cemas Disabilitas: Jadi Atlet Sepak Bola Tak Ada Duitnya, Bekerja Pun Terbatas Pilihannya

Firman Maulana dan Dewangga Saputra, dua atlet sepak bola disabilitas asal Surabaya, harus menghadapi berbagai tantangan untuk mendapatkan pekerjaan layak. Mereka terkendala syarat minimal ijazah, penempatan kerja yang tidak sesuai dengan jenis disabilitas, hingga upah yang jauh dari harapan.  …

Robertus Risky17 Sep 2025

‘Memuliakan’ Sekolah Rakyat, Mengorbankan Siswa dengan Disabilitas

Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran Kota Bandung adalah SLB tertua di Asia Tenggara. Berawal dari Bandoengsche Blinden Instituut (Rumah Buta Bandung) yang berdiri pada 1901, kemudian menjadi Sekolah Rakyat Istimewa pada 1947, SLB Pajajaran memberikan layanan pendidikan bagi…

Yuli Saputra12 Agu 2025

Kampung yang Terlupakan: Hidup Tunanetra di Sudut Palembang

“Atlet juga ada batas usianya. Sebentar lagi umur saya akan habis,” keluh Ricca Dona Pampalia (30) di Jumat siang, awal Maret ini.  Ricca adalah atlet paralimpik cabang olahraga goalball atau bola gawang asal Pampangan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Sudah…

Perempuan Atlet Disabilitas di Medan: Dikejar Target Bertanding Tanpa Fasilitas Ramah Difabel

EVI YUNITA POHAN (29) mengendarai sepeda motor berkaki tiganya dengan lekas menuju stadion di Universitas Negeri Medan, Sumatra Utara. Jarak antara stadion dengan mesnya itu berkisar 4 kilometer. Pagi itu, ia akan berlatih kursi roda untuk persiapan Pekan Paralimpiade Nasional…

Cerita Pasangan Tuli di Palembang: Pendidikan Seadanya, Kerja Serabutan, Tapi Berhasil Kuliahkan Anak

MENYERAH tidak berlaku bagi Des ‘Rudy’ Rudyawan (54) dan istrinya Novita Yudianti (50).  Pasangan Tuli dari Palembang, Sumatra Selatan, ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bisa memberikan kehidupan yang layak bagi ketiga anaknya.  Sejak muda, Rudy bertekad tidak ingin…

Prabu Rizki10 Jun 2024

Balada Umat Hindu di Gorontalo: Sulit Membangun Pura, Berdoa di Antara Belukar dan Letupan Senjata

DI BAWAH benderang bulan, tiga lelaki bersimpuh di tanah kering, menghadap semak belukar, merapalkan doa-doa. Malam itu, Rabu (13/7/2022), adalah malam yang suci–bulan sedang berada tepat di belakang bumi. Andre dan dua kawannya menunaikan kewajiban mereka sebagai umat Hindu: Melaksanakan…

Franco B. Dengo19 Okt 2022

Queer Disabilitas, Lapis Identitas yang Semakin Terlewatkan

Ruangan sunyi. Bunga (she/they) mengabarkan kawannya akan terlambat hadir. Kami kemudian mematikan kamera dan audio di ruang pertemuan Zoom.  Saya menatap layar gelap, sembari merutuki diri sendiri. Lima belas menit berlalu, kawan yang dinanti hadir. Hal pertama yang saya lakukan…

Himas Nur10 Des 2021

Tuan Rumah yang Dipinggirkan: Umat Marapu Dulu Didiskriminasi Agamanya, Kini Hidupnya Ditekan Proyek Swasembada Gula Jokowi

“Saya baru keluar dari penjara. Dipenjara enam bulan.” Kalimat itu meluncur dari Hapu Tarambiha, seorang penganut Marapu, agama leluhur Sumba. Petani berusia 58 tahun ini dituding merusak tenda PT Muria Sumba Manis (MSM). Bersama Retang Hadambiwa dan Baron Kapenga Tana…

Martha Hebi30 Nov 2021