Creative Commons License

#WadasMelawan: ‘Mengapa Pemerintah Menindas Petani?’

Ditulis oleh Foto & Teks oleh Video oleh Ditulis oleh Audio oleh
Kirmizi

12/08/2021

Ratusan warga desa Wadas mengikuti doa mujahadah di musala. (Project M/Dhoni Setiawan)

Begitu banyak keuntungan yang diberikan bukit di Wadas itu sehingga warga menyebutnya sebagai “tanah surga di bumi Wadas”. Warga mengatakan hidup mereka berkecukupan dari alam di “tanah surga” itu.

Tetapi kini para petani sedang terusik hidupnya karena pemerintah mencoba mengambil penghidupan mereka.  Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun Bendungan Bener di Desa Guntur, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Rencananya, material batu pembangunan bendungan itu diambil dari “perut” bukit di Wadas dengan luas tanah yang terdampak 114 hektar.

Simak reportase selengkapnya pada tautan berikut:

‘Tanah Surga’ Wadas Dijadikan Tambang: ‘Mengapa Pemerintah Menindas Petani?’

Doa dan Perjuangan Rakyat Wadas Menolak Tambang

 


Foto dan video: Dhoni Setiawan
Penyunting foto: Ricky Yudhistira
Penyunting video: Kirmizi

Terima kasih sudah membaca laporan dari Project Multatuli. Jika kamu senang membaca laporan kami, jadilah Kawan M untuk mendukung kerja jurnalisme publik agar tetap bisa telaten dan independen. Menjadi Kawan M juga memungkinkan kamu untuk mengetahui proses kerja tim Project Multatuli dan bahkan memberikan ide dan masukan tentang laporan kami. Klik di sini untuk Jadi Kawan M!