Sawit di Bibir Sungai Tamiang: Urgensi Tata Kelola dan Dilema Sumber Nafkah Pasca-Bencana

Bencana yang melanda Sumatra hampir setahun lalu menuntut penanganan yang serius dalam tata kelola perkebunan sawit. Aturan pengelolaan lahan yang jelas dan tegas turut memberi kepastian bagi hak warga pemilik…

Harits Naufal Arrazie21 Okt 2026

Sungai Hitam dan Berbau: Puluhan Tahun Warga Karawang Menanggung Dampak Limbah Industri

Sungai Cilamaya di Karawang masih tercemar oleh limbah industri. Sekitar tahun 2020-2023, 26 perusahaan telah diberi sanksi. Namun, penegakan hukum, pengawasan, juga komitmen menjaga lingkungan jauh dari cukup. Warga terus menanggung dampaknya, mulai dari gangguan kesehatan, kerugian pertanian, hingga meningkatnya biaya…

Panel Surya di Pelosok Bali: Menghadirkan Terang, Keberlanjutan Jadi Tantangan

Dari dusun di kaki gunung hingga nelayan di pesisir, warga di tiga desa di Bali memanfaatkan panel surya untuk menerangi rumah dan meringankan biaya operasional dalam bekerja. Namun, kerja sama antara pemerintah daerah, PLN, dan kementerian terkait dibutuhkan untuk menjamin…

Desa Dikepung Tentara: Yonif Baru Bentukan Menhan Sjafrie Menggusur Padi Terakhir di Rancapinang

Yonif baru telah menggusur kemandirian pangan warga desa di Banten. Kini warga setempat semakin mengandalkan ekonomi uang dan bergantung pada tentara.

Hari-Hari yang Terus Menghantui: Nasib Tionghoa-Indonesia Setelah Dipaksa Putus Sekolah 60 Tahun Silam

  Enam dekade silam, ratusan sekolah Tionghoa ditutup paksa sebagai dampak lanjutan tragedi 1965. Tak hanya kehilangan pendidikan, banyak orang Tionghoa pun terputus dari bahasa, budaya, dan identitasnya sendiri. — Eva Chan masih ingat betul apa yang terjadi pagi itu,…

Yenni Kwok2 Okt 2026

Langganan Nawala Kami

    Kasus Klitih di Yogyakarta: Polisi Diduga Menyiksa Lima Anak Muda Supaya Mengaku sebagai Pelaku Klitih

    Kepolisian Yogyakarta mengadili pelaku klitih Gedongkuning dengan bukti samar dan inkonsisten, bahkan diduga pakai saksi fiktif. Untuk menjerat tersangka, polisi diduga melakukan penyiksaan. HANIF AQIL AMRULLOH masih ingat dengan jelas apa yang terjadi pada Sabtu malam, 9 April 2022, di…

    Fahri Salam28 Feb 2023

    Perempuan ‘Pemulung Modern’ di Jawa Timur: Memilah dan Mengelola Sampah Atas Nama Kerja Sosial

    Para perempuan inisiator bank sampah di Jawa Timur percaya tidak ada sampah yang tidak bisa diolah. Demi lingkungan, mereka mengorbankan waktu dan tenaga sambil menanti dukungan nyata. DUDUK DENIK ARIE WAHYUNI (47) tak pernah tenang. Selama dua jam wawancara, ia…

    Ronna Nirmala22 Feb 2023

    Menanam Kini, Tergusur Besok: Pekebun Tua Melawan Korporasi Batu Bara di Kalimantan Timur

    Kehidupan Thomas si pekebun tidak pernah gampang. Waktu muda ia terlibat konflik perebutan tanah di Nusa Tenggara Timur. Saat tua, fase hidup yang harusnya untuk menuai hasil, kebunnya justru digusur korporasi batu bara di Kalimantan Timur. LANTAI EMPAT bangunan indekos…

    Lara dan Trauma yang Membekas Pada Diri Nakes Selepas Pandemi

    RASA SESAL dan sakit hati tak pernah benar-benar hilang dari diri Cahaya. Perasaan itu kerap berubah menjadi air mata setiap ia mengingat dan membicarakan sang ibu yang telah berpulang, dua tahun silam. November 2020, ibunya mengembuskan napas terakhir setelah menjalani…

    Yuli Saputra3 Feb 2023

    Melawan dengan Seni: Siasat Wisata Kampung Pecinan Tambak Bayan demi Mencegah Perampasan Lahan

    Pada 1965, pasukan militer bersenjata merampas tanah seluas 3.800 meter persegi milik istri meneer Belanda yang dipasrahkan kepada komunitas Tionghoa untuk dijaga dan dikelola. Komunitas Tionghoa dipaksa membuat surat tanah atas nama perampas. Tak berapa lama, militer diduga menjual aset-aset…

    Kongres Ulama Perempuan Indonesia: Islam dan Feminisme dalam Satu Tarikan Napas

    I – Anjani (17 tahun) Bangku-bangku dan meja ruang kelas itu dipinggirkan ke belakang. Para santriwati dari tim paduan suara Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari mengantre giliran didandani. Beberapa santri sudah memakai kostum tradisional daerah-daerah Indonesia. “Senyum dulu,” si penata rias…

    Permata Adinda26 Jan 2023
    Tidak ada artikel lagi untuk ditampilkan

    Pilihan Editor